Minggu, 15 Maret 2015

makalah baduy by olda goza nugratama (bab 1)

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR..................................................................................... 1 DAFTAR ISI ........................................................................................2 BAB 1 PENDAHULUAN 1. Lokasi baduy 2. Topografi baduy 3. Jumlah penduduk baduy 4. Arti khusus baduy 5. Asal usul masyarakat baduy 6. Suku bangsa baduy 7. Pembagian kelompok masyarakat baduy 8. Ciri-ciri orang baduy dalam dan luar 9. Ragam bahasa orang baduy 10. Agama ,kepercayaan ,religi masyarakat baduy 11. Konsep hidup masyarakat baduy 12. Teknologi orang baduy 13. Sistem pengetahuan yang mereka miliki 14. Kesenian orang baduy KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat tuhan yang maha kuasa, atas rahmat dan karuniaNya, penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU BADUY”, makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Produktif. Makalah disusun berdasarkan hasil observasi yang diharapkan berguna untuk mengembangkan kreatif, daya pikir dan untuk menambah pengetahuan tentang kebudayaan. Segala petunjuk, arahan dan bantuan dari berbagai pihak yang penulis terima dalam menyusun maklah ini sangatlah besar artinya. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penyusun Olda goza nugratama Lokasi baduy Orang Kanekes atau orang Baduy/Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat sub-etnis Sunda di wilayah Kabupaten Lebak,Banten. Topografi baduy Jumlah penduduk baduy Populasi mereka sekitar 5.000 hingga 8.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Selain itu mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk difoto, khususnya penduduk wilayah Baduy dalam. Arti khusus baduy Sebutan "Baduy" merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau "orang Kanekes" sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo (Garna, 1993). Asal-usul orang baduy Menurut kepercayaan yang mereka anut, orang Kanekes mengaku keturunan dari Batara Cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi. Asal usul tersebut sering pula dihubungkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang pertama. Menurut kepercayaan mereka, Adam dan keturunannya, termasuk warga Kanekes mempunyai tugas bertapa atau asketik (mandita) untuk menjaga harmoni dunia. Pendapat mengenai asal usul orang Kanekes berbeda dengan pendapat para ahli sejarah, yang mendasarkan pendapatnya dengan cara sintesis dari beberapa bukti sejarah berupa prasasti, catatan perjalanan pelaut Portugis dan Tiongkok, serta cerita rakyat mengenai 'Tatar Sunda' yang cukup minim keberadaannya. Masyarakat Kanekes dikaitkan dengan Kerajaan Sunda yang sebelum keruntuhannya pada abad ke-16 berpusat di Pakuan Pajajaran (sekitar Bogor sekarang). Sebelum berdirinya Kesultanan Banten, wilayah ujung barat pulau Jawa ini merupakan bagian penting dari Kerajaan Sunda. Banten merupakan pelabuhan dagang yang cukup besar. Sungai Ciujung dapat dilayari berbagai jenis perahu, dan ramai digunakan untuk pengangkutan hasil bumi dari wilayah pedalaman. Dengan demikian penguasa wilayah tersebut, yang disebut sebagai Pangeran Pucuk Umum menganggap bahwa kelestarian sungai perlu dipertahankan. Untuk itu diperintahkanlah sepasukan tentara kerajaan yang sangat terlatih untuk menjaga dan mengelola kawasan berhutan lebat dan berbukit di wilayah Gunung Kendeng tersebut. Keberadaan pasukan dengan tugasnya yang khusus tersebut tampaknya menjadi cikal bakal Masyarakat Kanekes yang sampai sekarang masih mendiami wilayah hulu Sungai Ciujung di Gunung Kendeng tersebut (Adimihardja, 2000). Perbedaan pendapat tersebut membawa kepada dugaan bahwa pada masa yang lalu, identitas dan kesejarahan mereka sengaja ditutup, yang mungkin adalah untuk melindungi komunitas Kanekes sendiri dari serangan musuh-musuh Pajajaran. Van Tricht, seorang dokter yang pernah melakukan riset kesehatan pada tahun 1928, menyangkal teori tersebut. Menurut dia, orang Kanekes adalah penduduk asli daerah tersebut yang mempunyai daya tolak kuat terhadap pengaruh luar (Garna, 1993b: 146). Orang Kanekes sendiri pun menolak jika dikatakan bahwa mereka berasal dari orang-orang pelarian dari Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda. Menurut Danasasmita dan Djatisunda (1986: 4-5) orang Baduy merupakan penduduk setempat yang dijadikan mandala' (kawasan suci) secara resmi oleh raja, karena penduduknya berkewajiban memelihara kabuyutan (tempat pemujaan leluhur atau nenek moyang), bukan agama Hindu atau Budha. Kebuyutan di daerah ini dikenal dengan kabuyutan Jati Sunda atau 'Sunda Asli' atau Sunda Wiwitan (wiwitan=asli, asal, pokok, jati). Oleh karena itulah agama asli mereka pun diberi nama Sunda Wiwitan. Raja yang menjadikan wilayah Baduy sebagai mandala adalah Rakeyan Darmasiksa. Suku bangsa baduy Masyarakat suku Baduy sendiri suka menyebut dirinya urang Kanekes. Namun para peneliti dan sebagian besar masyarakat Indonesia menamakan suku ini Baduy karena daerahnya yang diapit dengan oleh dua gunung Baduy atau bisa juga diadaptasi dari nama masyarakat Badawi yang pada zaman dahulu memiliki gaya hidup mirip dengan orang Kanekes. Sistem pemerintahan,politik, ekonomi dan semua sistem lain dalam desa Kanekes menggunakan sistem kehidupan tradisional. Maka sistem dusun pun diterapkan atas tiga wilayah utama, yakni Cikeusik, Cikertawana dan Cibeo. Sistem budaya tradisional di masyarakat Kanekes ini sama halnya dengan budaya tradisional lain yakni menggunakan sistem lisan untuk memberitakan suatu hal berupa informasi, cerita, hiburan atau pendidikan. Bahasa yang digunakan merupakan bahasa Sunda dengan dialek khusus masyarakat Kanekes. Salah satu ciri khas bahasa Sunda dialek Kanekes adalah menggunakan kata kami untuk menyebut saya dan kata ganti dia untuk menyebut kamu atau anda. Pembagian dalam masyarakat Baduy Masyarakat suku Baduy dibagi menjadi tiga kelompok yang tinggal di daerah yang berbeda-beda. Kelompok tersebut adalah: • Baduy Dalam (Kanekes Dalam) • Baduy Luar (Kanekes Luar) • Baduy Dangka Masyarakat Baduy Dalam adalah masyarakat yang menempati tiga wilayah utama Kanekes, yakni Cikeusik, Cikertawana dan Cibeo. Masyarakat ini sangat memegang teguh adat istiadatnya dengan pakaian berwarna putih dan biru tua. Mereka juga suka mengenakan ikat kepala berwarna putih. Masyarakat Baduy Dalam tidak menggunakan benda-benda yang berbau modern, seperti alat elektroni dan bahan kimia. Pakaian yang digunakan pun harus ditenun sendiri berasal dari bahan-bahan yang alami di sekitar masyarakat tersebut tinggal. Jika ada pakaian yang dijahit, bisa dipastikan mereka menjahitnya sendiri dengan tangan. Kelompok yang kedua adalah masyarakat suku Baduy luar yang berciri khas pakaian hitam. Mereka juga menggunakan ikat kepala seperti masyarakat Baduy dalam, namun berwarna hitam juga. Masyarakat ini tinggal di desa yang mengelilingi desa utama wilayah Kanekes diatas.Masyarakat Baduy luar ini bisa dikatakan adalah suku Baduy yang diasingkan karena beberapa alasan seperti melanggar peraturan adat yang ada dalam wilayah Kanekes dalam, menikah dengan orang luar Kanekes Dalam atau mengundurkan diri dari Baduy Dalam dengan berbagai macam alasan. Salah satu sebab yang paling banyak adalah penggunaan alat-alat moden seperti elektronik, bahan kimia dan teknologi lain. Namun dalam beberapa hal, masyarakat Baduy Luar masih menerima dan mengakui sebagian adat masyarakat Baduy. Inilah yang membedakan kelompok Baduy luar dengan Baduy Dangka. Kelompok ketiga, yakni Baduy Dangka, mereka yang sudah benar-benar keluar dari suku Baduy, baik secara geografis maupun secara adat istiadat. Mereka merupakan keturunan suku Baduy Dalam atau luar, namun umumnya sudah tidak tinggal di wilayah Kanekes. Ciri-ciri orang baduy dalam dan luar Orang Kanekes memiliki hubungan sejarah dengan orang Sunda. Penampilan fisik dan bahasa mereka mirip dengan orang-orang Sunda pada umumnya. Satu-satunya perbedaan adalah kepercayaan dan cara hidup mereka. Orang Kanekes menutup diri dari pengaruh dunia luar dan secara ketat menjaga cara hidup mereka yang tradisional, sedangkan orang Sunda lebih terbuka kepada pengaruh asing dan mayoritas memeluk Islam. Masyarakat Kanekes secara umum terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu, panamping, dan dangka (Permana, 2001). Kelompok tangtu adalah kelompok yang dikenal sebagai Kanekes Dalam (Baduy Dalam), yang paling ketat mengikuti adat, yaitu warga yang tinggal di tiga kampung: Cibeo, Cikertawana, dan Cikeusik. Ciri khas Orang Kanekes Dalam adalah pakaiannya berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih. Mereka dilarang secara adat untuk bertemu dengan orang asing. Kanekes Dalam adalah bagian dari keseluruhan orang Kanekes. Tidak seperti Kanekes Luar, warga Kanekes Dalam masih memegang teguh adat-istiadat nenek moyang mereka. Sebagian peraturan yang dianut oleh suku Kanekes Dalam antara lain: • Tidak diperkenankan menggunakan kendaraan untuk sarana transportasi • Tidak diperkenankan menggunakan alas kaki • Pintu rumah harus menghadap ke utara/selatan (kecuali rumah sang Pu'un atau ketua adat) • Larangan menggunakan alat elektronik (teknologi) • Menggunakan kain berwarna hitam/putih sebagai pakaian yang ditenun dan dijahit sendiri serta tidak diperbolehkan menggunakan pakaian modern. Kelompok masyarakat kedua yang disebut panamping adalah mereka yang dikenal sebagai Kanekes Luar (Baduy Luar), yang tinggal di berbagai kampung yang tersebar mengelilingi wilayah Kanekes Dalam, seperti Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh, Cisagu, dan lain sebagainya. Masyarakat Kanekes Luar berciri khas mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna hitam. Kanekes Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Kanekes Dalam. Ada beberapa hal yang menyebabkan dikeluarkannya warga Kanekes Dalam ke Kanekes Luar: • Mereka telah melanggar adat masyarakat Kanekes Dalam. • Berkeinginan untuk keluar dari Kanekes Dalam • Menikah dengan anggota Kanekes Luar Ciri-ciri masyarakat orang Kanekes Luar • Mereka telah mengenal teknologi, seperti peralatan elektronik. • Proses pembangunan rumah penduduk Kanekes Luar telah menggunakan alat-alat bantu, seperti gergaji, palu, paku, dll, yang sebelumnya dilarang oleh adat Kanekes Dalam. • Menggunakan pakaian adat dengan warna hitam atau biru tua (untuk laki-laki), yang menandakan bahwa mereka tidak suci. Kadang menggunakan pakaian modern seperti kaos oblong dan celana jeans. • Menggunakan peralatan rumah tangga modern, seperti kasur, bantal, piring & gelas kaca & plastik. • Mereka tinggal di luar wilayah Kanekes Dalam. • Sebagian di antara mereka telah terpengaruh dan berpindah agama menjadi seorang muslim dalam jumlah cukup signifikan. Apabila Kanekes Dalam dan Kanekes Luar tinggal di wilayah Kanekes, maka "Kanekes Dangka" tinggal di luar wilayah Kanekes, dan pada saat ini tinggal 2 kampung yang tersisa, yaitu Padawaras (Cibengkung) dan Sirahdayeuh (Cihandam). Kampung Dangka tersebut berfungsi sebagai semacam buffer zone atas pengaruh dari luar (Permana, 2001). Bahasa Bahasa yang mereka gunakan adalah Bahasa Sunda dialek Sunda–Banten. Untuk berkomunikasi dengan penduduk luar mereka lancar menggunakan Bahasa Indonesia, walaupun mereka tidak mendapatkan pengetahuan tersebut dari sekolah. Orang Kanekes Dalam tidak mengenal budaya tulis, sehingga adat-istiadat, kepercayaan/agama, dan cerita nenek moyang hanya tersimpan di dalam tuturan lisan saja. Orang Kanekes tidak mengenal sekolah, karena pendidikan formal berlawanan dengan adat-istiadat mereka. Mereka menolak usulan pemerintah untuk membangun fasilitas sekolah di desa-desa mereka. Bahkan hingga hari ini, walaupun sejak era Suharto pemerintah telah berusaha memaksa mereka untuk mengubah cara hidup mereka dan membangun fasilitas sekolah modern di wilayah mereka, orang Kanekes masih menolak usaha pemerintah tersebut. Akibatnya, mayoritas orang Kanekes tidak dapat membaca atau menulis. Kepercayaan Kepercayaan masyarakat Kanekes yang disebut sebagai Sunda Wiwitan berakar pada pemujaan kepada arwah nenek moyang (animisme) yang pada perkembangan selanjutnya juga dipengaruhi oleh agama Buddha, Hindu. Inti kepercayaan tersebut ditunjukkan dengan adanya pikukuh atau ketentuan adat mutlak yang dianut dalam kehidupan sehari-hari orang Kanekes (Garna, 1993). Isi terpenting dari 'pikukuh' (kepatuhan) Kanekes tersebut adalah konsep "tanpa perubahan apa pun", atau perubahan sesedikit mungkin: Lojor heunteu beunang dipotong, pèndèk heunteu beunang disambung. (Panjang tidak bisa/tidak boleh dipotong, pendek tidak bisa/tidak boleh disambung) Tabu tersebut dalam kehidupan sehari-hari diinterpretasikan secara harafiah. Di bidang pertanian, bentuk pikukuh tersebut adalah dengan tidak mengubah kontur lahan bagi ladang, sehingga cara berladangnya sangat sederhana, tidak mengolah lahan dengan bajak, tidak membuat terasering, hanya menanam dengan tugal, yaitu sepotong bambuyang diruncingkan. Pada pembangunan rumah juga kontur permukaan tanah dibiarkan apa adanya, sehingga tiang penyangga rumah Kanekes seringkali tidak sama panjang. Perkataan dan tindakan mereka pun jujur, polos, tanpa basa-basi, bahkan dalam berdagang mereka tidak melakukan tawar-menawar. Objek kepercayaan terpenting bagi masyarakat Kanekes adalah Arca Domas, yang lokasinya dirahasiakan dan dianggap paling sakral. Orang Kanekes mengunjungi lokasi tersebut untuk melakukan pemujaan setahun sekali pada bulan Kalima, yang pada tahun 2003 bertepatan dengan bulan Juli. Hanya Pu'un atau ketua adat tertinggi dan beberapa anggota masyarakat terpilih saja yang mengikuti rombongan pemujaan tersebut. Di kompleks Arca Domas tersebut terdapat batu lumpang yang menyimpan air hujan. Apabila pada saat pemujaan ditemukan batu lumpang tersebut ada dalam keadaan penuh air yang jernih, maka bagi masyarakat Kanekes itu merupakan pertanda bahwa hujan pada tahun tersebut akan banyak turun, dan panen akan berhasil baik. Sebaliknya, apabila batu lumpang kering atau berair keruh, maka merupakan pertanda kegagalan panen (Permana, 2003a). Bagi sebagian kalangan, berkaitan dengan keteguhan masyarakatnya, kepercayaan yang dianut masyarakat adat Kanekes ini mencerminkan kepercayaan keagamaan masyarakat Sunda secara umum sebelum masuknya Islam. Konsep hidup masyarakat baduy Sebagai suatu bentuk persekutuan hidup, orang-orang Kanekes dalam yang tinggal bersama di daerah sebelah dalam desa Kanekes kecamatan Leuwidamar kabupaten Lebak provinsi Banten sebelah selatan merupakan rumpun dari kebudayaan Sunda; dalam terminologi antropologi untuk persekutuan hidup seperti orang-orang Baduy itu sebenarnya lebih tepat disebut komunitas daripada masyarakat (Koentjaraningrat, 1990: 61); hanya untuk lebih memudahkan pemahaman maka istilah yang akan dipakai untuk menamakan persekutuan hidup tersebut dalam tulisan ini adalah – ‘orang Kanekes’. Hal tentang penamaan persekutuan hidup, Baduy, sebenarnya hanya berlaku pada fihak diluar persekutuan itu, masyarakat suku Baduy itu sendiri sebenarnya tidak suka menamakannya demikian, tetapi lebih menyatakan diri sebagai orang ‘Kanekes’. Istilah Baduy menurut mereka adalah berkonotasi kurang baik karena berkenaan dengan kelompok Badwi, satu kelompok pengembara padang pasir di tanah Arab yang dipandang rendah peradabannya (Ekajati, 1995: 54). Kemungkinan sebutan Baduy yang mempunyai konotasi ejekan berasal dari masyarakat sekitarnya yang telah memeluk agama Islam. kehidupan orang Kanekes yang ‘terisolir’ selama berabad-abad hingga sekarang, sikap hidup mereka selalu cenderung menolak masuknya kebudayaan luar dan mempertahankan cara hidup sesuai dengan yang diajarkan oleh leluhur mereka, dimana mereka masih banyak menyimpan unsur, pola, dan sistem masyarakat dan kebudayaan Sunda lama. Sebenarnya istilah terisolir (terasing) dalam kasus orang Kanekes adalah relatif karena hubungan dengan masyarakat luar ternyata berlangsung secara terbuka, baik intensitas kunjungan orang Kanekes keluar dari desanya maupun intensitas kunjungan studi bahkan wisata banyak orang ke desa Kanekes. Istilah keterasingan disini bisa diartikan sebagai pengasingan diri. Lokasi pemukiman yang terpencil, sikap hidup yang kukuh mempertahankan adat istiadat dari leluhur, sikap keras menolak pengaruh kebudayaan luar, serta cara hidup yang mandiri bila dibandingkan dengan beberapa bentuk masyarakat terasing lainnya yang ada di Indonesia, rupanya keadaan inilah yang menjadi ciri pembeda dan menonjol dari orang Kanekes. Berdasarkan pada tingkat adatnya, orang Kanekes dapat diklasifikasikan atas dua kelompok sosial, yaitu orang Kanekes Dalam (Baduy dalam) dan orang kanekes Luar (Baduy luar); orang Kanekes dalam tinggal di tiga kampung terpisah yaitu Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik, sedangkan orang Kanekes luar adalah orang Kanekes yang bermukim di banyak kampung di luar kampung Kanekes dalam. Keajegan orang Baduy dalam mempertahankan kepercayaan, tradisi, serta kecenderungan untuk menolak perubahan baik yang berasal dari dalam dan luar masyarakat ternyata terkait dengan berbagai sektor kehidupan; adalah cukup menarik melihat keterkaitan itu dengan konsep ruang yang ternyata merupakan fenomena penting dalam kepercayaan dan falsafah hidup orang kanekes menurut dimensi makro dan mikro kosmos yang terwujud dalam tiga alam yaitu Buana Nyungcung, tempat bersemayam Sang Hiyang Keresa, yang letaknya di alam atas, Buana Panca Tengah, tempat berdiam manusia dan mahluk lainnya, yang letaknya di alam tengah, serta Buana larang, yaitu neraka, yang letaknya di alam bawah. Teknologi orang baduy Baduy dalam tidak mengenal teknologi seperti: hp,tv,alat elektronik lainnya bahkan suku baduy dalam juga tak mengenal perkakas seperti : gergaji ,paku dll.baduy luar sudah mengenal teknologi. Sistem pengetahuan orang baduy Kelompok masyarakat dalam kehidupan sehari-hari tidak mengenal tulisan segala yang berhubungan dengan peraturan hokum, adat istiadat, kiasah-kiasah nene moyang dan kepercayaan mereka diturunkan dan diwariskan kepada anak cucu mereka. Kesenian orang baduy Angklung buhun adalah alat musik tradisional khas Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dinamakan buhun karena kesenian ini lahir bersamaan dengan hadirnya masyarakat Baduy. Buhun berarti tua, kuno (baheula ). Jadi, maksudnya angklung buhun adalah angklung tua yang menjadi kesenian pusaka masyarakat Baduy . Tidak ada catatan kapan angklung buhun pertama kali diciptakan. Namun konon, angklung buhun sudah ada sejak 18 abad yang lalu. Kesenian ini dianggap memiliki nilai magis (kekuaan gaib) dan sakral. Selain itu kesenian ini juga punya arti penting sebagai penyambung amanat untuk mempertahankan generasi masyarakat Baduy. Makna yang ada dalam kesenian ini adalah untuk meningkatkan persatuan, kebersamaan, dan ketahanan dalam setiap langkah menuju kesejahteraan. Saat ini kelompok pemain kesenian angklung buhun sangat jarang ditemui atau dipentaskan. Dalam adat Baduy, kesenian ini tidak bisa dipentaskan sembarangan. Biasanya kesenian ini sekarang hanya dijumpai pada acara-acara ritual, seperti acara adat Seren Taun di Cisungsang dan Seba di masyarakat Baduy, Kabupaten Lebak. Kesenian ini juga dimainkan pada Upacara Ngaseuk. Upacara ini bertujuan agar proses penanaman padi lancar dan hasil panennya dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Baduy. Kesenian Angklung Buhun memiliki karakter kesenian yang sederhana baik dalam lirik atau lagunya.Kesenian pusaka masyarakat Baduy ini biasanya menggambarkan alam sekitar. Biasanya juga menciptakan suasana yang nyaman, damai, dan harmonis.

MAKALAH SUKU BADUY (BY OLDA GOZA N.T)

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat tuhan yesus kristus, atas rahmat dan karuniaNya, penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “KEBUDAYAAN SUKU BADUY”, makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Produktif. Makalah disusun berdasarkan hasil observasi yang diharapkan berguna untuk mengembangkan kreatif, daya pikir dan untuk menambah pengetahuan tentang kebudayaan. Segala petunjuk, arahan dan bantuan dari berbagai pihak yang penulis terima dalam menyusun maklah ini sangatlah besar artinya. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Penyusun DAFTAR ISI KATA PENGANTAR..................................................................................... 1 DAFTAR ISI .................................................................................................. 2 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latara Belakang ............................................................................................. 3 1.2 Suku Baduy.................................................................................................... 3 1.3 Pembagian Kelompok.................................................................................... 3 1.3.1 Kelompok tangtu (baduy dalam)............................................................... 3 1.3.2 Kelompok Masyarakat panamping (baduy luar)....................................... 4 1.3.3 Kelompok Baduy Dangka ........................................................................ 4 BAB II PEMBAHASAN 2.1 Mata Penceharian.................................................................................... 5 2.2 Hukum di dalam Masyarakat Baduy..................................................... 5 2.3 Segi Berpakaian...................................................................................... 7 2.4 Bahasa..................................................................................................... 8 2.5 Kepercayaan............................................................................................ 9 2.6 Tarian...................................................................................................... 10 2.7 Pernikahan.............................................................................................. 11 BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan........................................................................................... 6 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ 7 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. 1.2 Suku Baduy Provinsi Banten memiliki masyarakat tradisional yang masih memegang teguh adat tradisi yaitu suku baduy yang tinggal di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak. Perkampungan masyarakat baduy pada umumnya terletak pada daerah Baduy atau biasa disebut juga dengan masyarakat kanekes adalah nama sebuah kelompok masyarakat adat Sunda di Banten. Suku Baduy tinggal di pedalaman Jawa Barat, desa terakhir yang bisa di jangkau oleh kendaraan adalah DESA Ciboleger (jawa barat). Dari desa ini kita baru bisa memasuki wilayah suku baduy luar. Tetapi sebelum kita masuk kewilayah suku baduy kita harus melapor dulu dengan pimpinan adatnya yang di sebut Jaro. 1.3 Pembagian Kelompok Masyarakat Kanekes secara umum terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu, panamping, dan dangka. 1.3.1 Kelompok tangtu (baduy dalam). suku Baduy Dalam tinggal di pedalaman hutan dan masih terisolir dan belum masuk kebudayaan luar.selain itu orang baduy dalam merupakan yang paling patuh kepada seluruh ketentuan maupun aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Pu’un (Kepala Adat). Orang Baduy dalam tinggal di 3 kampung,yaitu Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik. Ciri khas Orang Baduy Dalam adalah pakaiannya berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih dan golok. Pakaian mereka tidak berkerah dan berkancing, mereka juga tidak beralas kaki. Meraka pergi kemana-mana hanya berjalan kaki tanpa alas dan tidak pernah membawa uang. mereka tidak mengenal sekolah, huruf yang mereka kenal adalah Aksara Hanacara dan bahasanya Sunda. Mereka tidak boleh mempergunakan peralatan atau sarana dari luar. Jadi bisa di bayangkan mereka hidup tanpa menggunakan listrik, uang, dan mereka tidak mengenal sekolahan. Salah satu contoh sarana yang mereka buat tanpa bantuan dari peralatan luar adalah Jembatan Bambu. Mereka membuat sebuah Jembatan tanpa menggunakan paku, untuk mengikat batang bambu mereka menggunakan ijuk, dan untuk menopang pondasi jembatan digunakan pohon-pohon besar yang tumbuh di tepi sungai. 1.3.2 Kelompok masyarakat panamping (baduy Luar), mereka tinggal di desa Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh, Cisagu, yang mengelilingi wilayah baduy dalam. Masyarakat Baduy Luar berciri khas mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna hitam. suku Baduy Luar biasanya sudah banyak berbaur dengan masyarakat Sunda lainnya. selain itu mereka juga sudah mengenal kebudayaan luar, seperti bersekolah. 1.3.3 Kelompok Baduy Dangka, mereka tinggal di luar wilayah Kanekes, dan pada saat ini tinggal 2 kampung yang tersisa, yaitu Padawaras (Cibengkung) dan Sirahdayeuh (Cihandam). Kampung Dangka tersebut berfungsi sebagai semacam buffer zone atas pengaruh dari luar.

Minggu, 18 Januari 2015

PENGERTIAN SEO

Pengertian Search Engine Dan Contohnya Oleh teh manis Search Engine Search engine adalah Aplikasi yang disediakan oleh lembaga komersial tertentu yang menyediakan jasa di bidang internet. Saat kita ingin mencari suatu informasi kita pasti mengunjungi search engine.Search Engine atau situs mesin pencari yang paling dikenal saat ini adalah Google. Tapi selain itu masih banyak lagi search engine yang ada di dunia. Di bawah ini beberapa macam searh engine yang sering digunakan oleh pemakai. Google (www.google.com) Selain pencarian web, Google juga menyediakan jasa pencarian gambar, pencarian berita serta pencarian pada arsip USENET (newsgroup), serta direktori, seperti Yahoo! Kelemahannya terletak pada tidak tersedianya pencarian file, video, dan audio. Keunggulan Google terutama adalah pada pencarian teks, terutama dari algoritma PageRank, database-nya yang besar serta banyaknya jenis file yang diindeksnya. * Kelebihan 1. Kecepatan dan kemudahan dalam mencari. 2. lebih canggih dengan fitur yang dimilikinya. 3. Tampilan yang sederhana. 4. Google merupakan satu-satunya mesin pencari yang memilki cach. Dengan adanya cache ini, si pencari dapat menghemat waktu pencarian, karena hasil pencarian yang akan ditampilkan. 5. Dapat mencari segala informasi seperti gambar, berita artikel, hiburan dll. * Kekurangan 1. Dengan kelebihan yang dimilikinya, ternyata mesin pencari ini jadi bidikan para spamer untuk menampilkan iklan-iklan yang tidak diperlukan. Mereka memanfaatkan setiap celah yang ada pada sistem algoritma Google untuk memaksa iklan mereka tampil pada halaman terdepan. Maka, pencarian pun terasa tergangggu. Yahoo! (www.yahoo.com) Salah satu portal terbesar di Internet, selain MSN., dan juga salah satu mesin pencaru tertua. Halaman utamanya sendiri tidak terlalu ramah untuk pencarian, tetapi Yahoo! menyediakan search.yahoo.com untuk itu. Yahoo! menggunakan jasa Google untuk mencari informasi di web, ditambah dengan informasi dari databasenya sendiri. Kelebihan Yahoo! adalah direktorinya. Yahoo! juga menyediakan pencarian yellow pages dan peta, yang masih terbatas pada Amerika Serikat. Yahoo juga menyediakan pencarian gambar. berikut ini kelebihan dan kekurangannya yang lebih jelas : * Kelebihan: 1. carta surat menyurat modern untuk membuat orang menjadi lebih maju 2. salah satu web yang menyediakan layanan fasilitas gratis 3. salah satunyapun yang anda bilang, bila di refresh cepat 4. banyak fasilitas yang disediakan, seperti: Y!A Y!A Y! mail Y! 360 dan lain2 5. sudah ada di banyak negara * Kekurangan: 1. Satu id yahoo hanya untuk yahoo, tak bisa untuk produk windows, seperti IM dan msn 2. Teralu mudah untuk membuat id, sehingga kadang-kadang disalah gunakan 3. Fitur Y!M msh sangat kalah jauh dengan IM keluaran windows 4. Skin untuk Y!M msh sangatlah simple, tak seperti IM yang ada cukup banyak

Kamis, 13 Juni 2013

mohon di bantu like nya agar kami selalu eksis

T]he[B]lue[I]ce[H]eaven†~

starlit story in my hearth chords


C G AM F G
aku akan pergi membawa luka di hati

C G AM F G
semua yang kau berikan telah kau hancurkan

C G AM F G
kau goreskan semua ini cinta ini sangat menyakiti


F G C BM AM F G
ku,teringat ku teringat semua tentang mu saat kau bersama padaku

F G C BM AM F G
ku,teringat ku teringat semua tentang mu kau menangis di pangkuan ku


AM G F G AM
ku terluka dengan sifat mu semua ku terluka

AM G F G AM
ku menangis melihat kau bersama yah ku menangis

AM G F G AM
ku sendiri di tempat gelap yang sunyi ku sendiri


C G AM F G
mungkin aku tak bisa memliki dirimu

C G AM F G
atau aku bukanlah terbaik untuk mu

C G AM F G
semoga kau menemukan cinta sejati mu


F G C BM AM F G
ku,teringat ku teringat semua tentang mu saat kau bersama padaku
F G C BM AM F G
ku,teringat ku teringat semua tentang mu kau menangis di pangkuan ku


AM G F G AM
ku terluka dengan sifat mu semua ku terluka

AM G F G AM
ku menangis melihat kau bersama yah ku menangis

AM G F G AM
ku sendiri di tempat gelap yang sunyi ku sendiri


F G C BM AM F G
trimakasih semua atas kasih sayang mu yang kau berikan pada ku

F G C BM AM F G
terimakasih semua semoga kebahagia slalu ada di sisi mu


F G C BM AM F G
i hate stroy in myheart you and me nothing together

F G C BM AM F G
i hate stroy in myheart you and me nothing together

blackberry dari yang lama hingga baru


Timthumb

cheat pb wh

Wallhack, Hollow, Hp120,Gm Akses, ++dll

Posted by E991 12.02, Pointblank
Wallhack, Hollow, Hp120,Gm Akses, ++dll                  

cheat crossfire

CROSSFIRE

Posted by E991 07.19, Crossfire

cheat moodo marble

Modoo Marble

Posted by E991 05.43, Modoo Marble
Yang Belum Tau, Gimana Caranya Supaya dapat Bermain Dengan Dual Login pada games Modoo Marble Bisa buat GB Point Lo     Untuk cara pakai + Video , Download saja langsung..!!     

cheat point blank

Wallhack, Skill UP, ++dll

Posted by E991 12.31, Pointblank
Wallhack, Skill UP, ++dll ...

Senin, 28 Mei 2012

CARA MEMBUAT APLIKASI DI FACEBOOK

Langkah 1: Membuat halaman demo halaman ini adalah halaman yang dapat dilihat user di dalam kanvas. kalo belum punya, silakan kopi contoh permainan tebak angka berikut dan upload di web.
Enter your guess between 1 and 10:

untuk melihat hasil halaman dari contoh kode diatas, silakan lihat di http://gathadams.com/guess.htm log in Facebook-- Langkah 2: Install Aplikasi Developer kunjungi http://developers.facebook.com/get_started.php Langkah 3: Buat Aplikasi klik link 'create application'. Langkah 4: Isi Detail Applikasi Form isian yg perlu diperhatikan: - Application Name: isi dengan nama aplikasi yang diinginkan. - Callback Url: diisi dengan path url aplikasi sebenarnya. gunakan tanda '/' di akhir. contoh, jika aplikasi berada di http://urldomain/application/app_name/guess.htm, maka Callback Url diisi dengan http://urldomain/application/app_name/ . - Canvas Page URL : nama folder untuk aplikasi di facebook. unik. - pilihan FMBL/frame : tergantung kebutuhan. jika aplikasi berdiri sendiri (seperti contoh kode diatas), lebih baik menggunakan frame. Langkah 5: Submit aplikasi dibutuhkan 5 orang yang menggunakan aplikasi sebelum dapat mensubmit applikasi ke direktori aplikasi. Langkah 6: Mission Complete! applikasi yang berada di http://urldomain/application/app_name/guess.htm sudah dapat diakses di http://apps.facebook.com/

Kamis, 24 Mei 2012

cara membuat game


 kita semua suka bermain game tetapi tidak banyak diantara kita yang bisa membuat game sendiri karena programming game cukup susah. Tetapi sekarang anda bisa membuat game berkualitas bagus seperti apa yang anda inginkan dengan bantuan teknologi aplikasi.

Berikut berbagai aplikasi membuat game yang bisa digunakan siapapun yang ingin membuat game sendiri.
Membuat Game Berbasis Flash
1. AlbinoBlackSheep
http://www.albinoblacksheep.com
Disini banyak sekali game dan video termasuk tutorial tentang bagaimana membuat game berbasis flash.
2. FlashKit
http://www.flashkit.com
Disini anda bisa menemukan banyak tutorial bekerja dengan flash termasuk panduan langkah demi langkah untuk beberapa tipe game.
3. Kirupa
http://kirupa.com
Banyak sekali tutorial ekstensif untuk membuat game flash termasuk panduan untuk game-game spesifik seperti game shooter.
4. Lassie Adventure Studio
http://lassie.gmacwill.com/lower.php?section=news&page=index
Dengan aplikasi ini, anda dapat membuat gambar 2D untuk game petualangan dengan mudah dan membuat gamenya.
5. Sploder
http://www.sploder.com
Disini anda bisa membuat game flash dari berbagai macam jenis obyek dan kemudian meletakkannya pada MySpace, Blogger dan situs-situs lainnya.
Membuat Game Standard dan Panduannya
6. Anim8or
http://www.anim8or.com
Aplikasi modeling animasi 3D untuk game yang mudah digunakan.
7. Byond
http://www.byond.com
Disini anda bisa membuat game anda sendiri dengan bantuan peralatan alikasi yang sudah disediakan dan kemudian anda sharing dengan orang lain untuk mengetahui pendapat mereka.
8. Game Discovery
http://www.gamediscovery.com
Disini semua yang anda inginkan untuk membuat game ada, character making, gameplay making dan juga anda bisa menemukan ide-ide membuat game disini.
9. Martin Piecyk’s Website
http://www.pages.drexel.edu/%7Emfp27/gamemaking/
Panduan belajar bagaimana untuk membuat game dengan disertai link ke berbagai sumber.
10. VGMusic
http://vgmusic.com
Jika anda ingin menambahkan efek sound atau soundtrack game yang anda buat, anda bisa temukan disini, banyak sekali file-file midi yang bisa anda gunakan untuk keperluan game yang anda buat.
11. Visionaire2d
http://www.visionaire2d.net
Aplikasi ini dapat membantu anda membuat game petualangan 2D tanpa perlu pengetahuan programming.
12. YoYoGames
http://www.yoyogames.com
Disini anda akan temukan banyak perlengkapan untuk membuat game seperti beta testing, download, work in progress, community dan banyak lagi lainnya.
Membuat Game RPG
13. Charas-Project
http://charas-project.net
Generator karakter yang mudah digunakan untuk karakter RPG yang anda ingin buat.
14. CrankEye
http://www.crankeye.com
Ada banyak sekali panduan untuk membuat RPG seperti editor karakter, soundfile dan lain sebagainya.
15. DualSolace
http://dualsolace.com
Disini anda dapat menemukan software membuat game MMORPG 2D RealFeel.
16. FreeMMORPGMaker
http://www.freemmorpgmaker.com
Software gratis untuk membuat MMORPG termasuk membuat bagian-bagian game seperti karakter, efek dan suara.
17. PhanxGames
http://www.phanxgames.com/index.asp
Anda bisa membuat RPG dan juga disertai membuat grafis, sound file midi, wav, kemudian jika anda selesai membuatnya, anda bisa menguploadnya di situs tersebut hingga ukuran 50 MB.
18. PlayerWorlds
http://www.playerworlds.com
Aplikasi populer yang banyak digunakan untuk membuat game seri RPG.
19. RPG Maker
http://www.rpg-maker-downloads.tnrstudios.com/
Program RPG Maker di situs ini ada beberapa seri yang bisa anda pilih sesuai keinginan anda.
20. RPGCrisis
http://rpgcrisis.net
Disini anda dapat menemui berbagai download dan aplikasi untuk membuat RPG pada berbagai sistem apakah PC atau yang lainnya.
21. RPG Revolution
http://www.rpgrevolution.com
Perlengkapan dan aplikasi untuk membuat game RPG pada lebih dari 13 sistem game making berbeda.

Sabtu, 19 Mei 2012

Apakah Homoseksual Itu?

 
 
 
Tingkah laku homoseks adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan normal dalam mendapatkan kasih sayang, penerimaan dan identitas, melalui keintiman seksual dengan orang yang berjenis kelamin sama. Walaupun faktor-faktor yang menentukan perkembangan orientasi seksual merupakan hal yang kompleks dan terselubung, pengalaman kami menunjukkan bahwa salah satu akar utama dari homoseksualitas adalah hancurnya ikatan hubungan pada masa kecil seseorang. Hubungan yang terputus ini mengganggu kemampuan perkembangan dirinya untuk dengan sehat dapat berhubungan dengan orang lain sepanjang hidupnya.


Rasa aman seorang anak bergantung pada tiga hubungan; hubungan dengan ibunya, hubungan dengan ayahnya, dan hubungan antara kedua orang tuanya. Segala sesuatu yang mengganggu hubungan ini dapat menimbulkan perasaan tidak aman pada anak, yang pada akhirnya menghilangkan perasaan dibutuhkan dan didukung yang sebenarnya sangat vital bagi perkembangan identitas sebagai laki-laki atau perempuan.


Bila anak tidak mendapatkan atau bahkan tidak punya hubungan emosional dengan ayah atau ibunya, anak itu akan mengalami perasaan tidak aman – ia merindukan kedekatan dan perlindungan yang tidak didapatkannya dari orang tuanya. Atau akan lebih buruk lagi bila ia pernah mengalami pelecehan seksual. Ia akan semakin tidak mampu untuk membangun ikatan dengan orang lain.


Seorang anak bisa saja memisahkan diri dari orang tuanya atau orang dewasa lain demi menghindarkan dirinya dari penderitaan atau kekecewaan. Keadaan ini mungkin akan membuat ia takut akan keintiman, atau mengisolasikan diri dari orang lain, atau iri hati akan hal-hal yang tak dimilikinya; dan ini akan semakin menambah perasaan tidak berharga dan tertolak yang sebelumnya sudah tersimpan di dalam dirinya.


Semua situasi ini menimbulkan kebutuhan yang sangat besar akan dukungan (afirmasi) dan kasih sayang. Biasanya ketertarikan dengan seks sejenis mulai terjadi pada usia sepuluh tahun; hal ini karena emosi, bukan karena keinginan seks dan tidak terjadi secara sukarela juga. Ketika telah dewasa secara seksual, kebutuhan ini semakin menggebu dan erotis; keintiman seksual menjadi sarana utama untuk mendapatkan perasaan dicintai dan didukung.


Akibatnya, perbuatan seks memberikan rasa semu bahwa dia benar-benar diterima dan aman. Semua yang mendatangkan kasih sayang diterima, orang yang memberikan kasih sayang dijadikan idola, perasaan yang sakit ditutupi dengan kesenangan, dan konsep diri sementara dibangkitkan – menjadi kelegaan sesaat dari  kebingungan atas identitas diri.



Mendapatkan Kelengkapan
Jadi, keadaan homoseksual merupakan sebuah akibat dari begitu banyaknya luka, baik yang nyata atau pun hanya menurut persepsinya saja, yang dialami anak karena adanya hubungan yang hancur.  Tingkah laku homoseks adalah tindakan yang muncul           karena “anak yang sakit hati” ini ingin memenuhi kebutuhan kasihnya. Mungkin orang itu tidak menyadari bahwa hubungan seksual tidak akan dapat memenuhi kebutuhan akan kelengkapan dan keakraban antar sesama, yang merupakan kebutuhan yang paling mendalam pada jiwa manusia.


Hasil dari usaha untuk memenuhi kebutuhan dengan cara hubungan homoseksual adalah kesepian; orang itu akan semakin terpisah dan hancur dalam kesakitan. Akibat lainnya adalah kebingungan emosi, menyalahkan Tuhan karena perasaan terluka dan telah “menciptakan dirinya sebagai homoseksual”. Semua ini menghalangi kemampuan orang yang mengalaminya untuk dapat mempercayai Sang Pencipta dan merasakan keakraban yang telah disediakan olehNya untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan atas kebutuhan terdalam yang  belum terpenuhi.



Apakah “mereka” memang lahir begitu?
Kitab Suci mengajarkan bahwa Tuhan menginginkan laki-laki dan perempuan mengalami hubungan yang utuh – yang menghindarkan dari kesepian – melalui kesatuan dengan pasangan yang berlainan jenis dan merupakan penolong yang sejati dan pasangan seumur hidup.


“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya…laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka…TUHAN Allah berfirman: ‘Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.’” (Kejadian 1:27, 2:18)


Homoseksualitas adalah hubungan yang salah, seperti dinyatakan dalam Kitab Suci,  bertentangan dengan tujuan kreatif Tuhan atas seksualitas manusia. Dengan demikian kita bisa pastikan bahwa homoseksualitas bukan hasil dari penciptaan yang dilakukan oleh Tuhan.


Benarkah terbentuk sebelum dilahirkan? Sangat banyak penelitian telah dilakukan untuk melihat potensi genetis maupun peran hormon sebagai penyebab homoseksualitas. Tidak satu pun yang terbukti.  Penelitian masih berlanjut, dan hampir semua ahli menunjukkan bahwa berbagai hal yang mempengaruhi itu adalah budaya, asal muasal keluarga, faktor biologis, dan reaksi seseorang terhadap pengaruh-pengaruh  yang ada.


Kami di Pelayanan Desert Stream (di Amerika Serikat) percaya bahwa faktor-faktor biologis memang mempengaruhi pembentukan kepribadian seseorang. Kepribadian kita kemudian menentukan sebagian dari bagaimana dan mengapa kita menanggapi pengaruh yang ada di sekitar kita. Pada beberapa kepribadian, ditambah faktor-faktor lain yang ada, mungkin memang ada kecenderungan untuk sedikit lebih mudah berkembang ke arah homoseksual.



Adalah harapan untuk disembuhkan?
Homoseksualitas nyata sekali merupakan sebuah kondisi yang berlipat ganda. Dunia yang rusak menimbulkan luka, ketakutan, kebingungan identitas dan keterasingan.  Orang-orang bereaksi dengan mengambil pilihan yang berdosa sebagai usaha untuk pulih dari kehancuran dan untuk mendapatkan penghiburan di tengah deraan rasa sakit dan tekanan kebutuhan. Sayang tujuannya tetap tidak tercapai; yang semula menjanjikan, ternyata berakhir pada kenyataan yang sangat mengerikan.


Yesus Kristus adalah sebuah pilihan jalan keluar. Yesus menyatakan permasalahannya – yaitu manusia terbatas pada dirinya sendiri – dan Yesus menawarkan sebuah jalan di mana kita bisa mendapatkan pemenuhan di dalam Tuhan dan umatNya. Dengan melepaskan kita dari belenggu masa lalu, Yesus membebaskan kita untuk hidup sebagai suatu ciptaan baru, dan Roh Suci yang menjalankan semua perubahan yang terjadi dalam hidup kita itu.


Rahmat Yesus Kristus adalah cukup bagi kita, kekuatanNya sangat sesuai dengan kelemahan kita. Ia menyediakan sebuah dasar yang kuat bagi identitas kita yang baru – menjadi sebuah pusat yang benar-benar nyata dan dapat dirasakan. Semakin kita dekat denganNya, kita semakin dimampukan untuk memancarkan gambaranNya atas kemanusiaan kita dan terus-menerus bertumbuh.


Tujuan dari pertumbuhan kita adalah kemerdekaan untuk mengasihi dengan benar: Suatu hubungan yang intim namun bukan erotis (non-seksual) terhadap manusia lain yang berjenis kelamin sejenis dengan kita, dan agar mampu berhadapan dengan lawan jenis kelamin kita tanpa rasa ketakutan atau ketidaksukaan.  Sebagaimana kami di Pelayanan Desert Stream yakin bahwa Yesus memberikan kasihNya kepada kita, kami merasakan juga kekuatanNya mengalir dalam hidup kita dan dalam hidup mereka yang merindukan kebebasan dari homoseksualitas.
1. apa manfaat mansturbasi..???
2. akibat mansturbasi..??
3. penyebab mansturbasi..???
apa manfaat mansturbasi???”"
saya rasa manfaatnya gk ada tapi banyak orang yang bilang kalo itu ” enak “!! sekarang begini bagi saya orang yang mansturbasi itu pengecut mengapa tidak langsung saja coba sama cewe,, itu kan lebih afdol……. tapi saya juga gak bisa memungkiri ini……………… disaat kita sedang horny jalan satu satunya hanya itu daripada ke adik sendiri bukankah lebih baik ke sabun atau sebagainya… toh kita juga gak mau menjadi orang yang super bejad karena hanya gara gara pingin nyoba yang kayak gituan !!!!!!…. tapi ada satu manfaat pada mansturbasi….!!!
yaitu pada saat kita orgasme itu ditandai dengan bertambahnya hormon proklaktin yang dihasilkan oleh otak baik pada pria maupun wanita . hormon tersebut bisa membuat kita nyaman, menambah efek dopamin yang dihasilkan tubuh selama hubungan seksual, tapi menurut para ilmuwan hormon ini akan jauh lebih meningkat sebanyak 400% pada yang berhubungan seksual dengan lawan jenis…..!!!!! kayaknya cuma itu deh,,..!!!!!
” apa akibat mansturbasi ???? “
” kalo bicara tentang akibat kayaknya banyak yaitu :
1. pada saat air suci kita keluar pada kepala akan terasa seperti ada yang terlepas sebetulnya pada saat kita kehilangan sebagian memori kita memang belum ada ilmuwan yang berbicara tentang ini tapi itu saya rasa benar!!
2. pendengaran kita akan menurun kemampuannya dan itu sudah dibuktikan oleh para ilmuwan..!!!!
3. daya lentur pada lutut berkurang ..!!
bagi para cewe jika ingin mengetahui apakah pacar anda mansturbasi atau tidak,,???  ada cara yang simpel!!!!
tidak perlu melihat kemaluannya cukup lihat lututnya saja … apakah lutut pacar anda runcing atau tidak kalo runcing tidak bisa dipungkiri lagi bahwa itu semua memang benar adanya kalo dia memang mansturbasi…….!!!!!!!!!
” apa penyebab mansturbasi ??”
Beberapa penyebab mansturbasi adalah:
  1. jomblo sejati
  2. maniak seks
  3. gaya hidup
” Sebetulnya penyebab utamanya adalah seseorang itu maniak seks tapi tidak mempunyai pelampiasan jadi memilih jalan untuk mansturbasi saja toh tak ada yang bisa melarangnya..!!!!!!!!!!!!! itulah makanya punya pacar..!!
tapi ada orang sudah mempunyai istri/suami tapi dia mansturbasi itu disebabkan karena khawatir yang berlebihan dengan daya seksualitasnya rasa takut itu muncul karena takut tidak bisa memuaskan lawan jenisnnya
Tapi ada juga mansturbasi yang dijadikan sebagai trend masakini atau gaya hidup masa kini ,,, pada sebuah geng katakanlah geng itu WWDKN (wawadukan) mansturbasi adalah sebagai tanda kalau dia dewasa dan sanggup melakukan hubungan intim…
Dari penulis :boleh saja kita mansturbasi kan kalau gak dikeluarkan juga bagi laki laki itu pemicu penyebab kanker prostat tapi ingat kita mansturbasi jangan sampai menjadi maniak yang tidak bisa menahan,,mansturbasi kalau sudah menjadi maniak sulit untuk sembuh…dan akan melakukan itu berulang ulang kali dalam satu hari………..dan saya hanya memberi tahu sesuai yang saya tahu,,,,……!!!!!!!!!!!
” terima kasih “
semoga bermanfaat

Makna Cinta Sejati

“Tiada hari tanpa ngobrolin cinta…”
Betul itu, tidak salah. Setiap hari dan setiap saat semua orang di dunia ini tak pernah berhenti-henti membicarakan masalah yang berkaitan dengan cinta.
Dalam kehidupan manusia, cinta sering menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri, kadang-kadang mencintai orang lain. Cinta pada diri sendiri membuat seseorang akan mampu menjaga dirinya. Bayangkan kalau seseorang tidak mencintai diri sendiri, pasti ia takkan peduli dengan kondisi dirinya. Kalau ia sudah mencintai diri sendiri, akan muncul dorongan sebaliknya, yaitu membenci segala sesuatu yang dapat memadorotkan dirinya. Namun yang patut diingat adalah cinta pada diri sendiri pun harus diimbangi dengan bentuk-bentuk cinta pada yang lain.

Lalu Cinta itu sendiri apa?
Menurut pandangan umum, Cinta adalah sebuah perasaan ingin membagi secara bersama-sama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain baik berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa saja yang diinginkan objek tersebut.
Tapi menurut saya, Cinta itu pada dasarnya adalah untuk saling menyelamatkan, saling melindungi dan membahagiakan diri. Jika kita mencintai diri atau pun orang lain dengan sepenuh hati, itu artinya kita menggantungkan diri pada makhluk yang dengan berbagai kelemahannya belum tentu dapat memberikan semua kebahagiannnya. Oleh karena itu, cinta yang sepenuh hati hanya patut kita berikan pada Sang Khalik yang sudah pasti memberikan respon yang dapat menentramkan hati, karena Dia pasti akan memberikan balasan setimpal bahkan lebih daripada yang kita berikan kepada-Nya.
Firman-Nya ada dalam sebuah hadist qudsi, “Jika dia (hamba-Ku) mendekat kepadaku sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sedepa. Jika ia mendekat kepada-Ku sedepa, Aku akan mendekatinya sehasta, jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari.”
Mungkin kita beralasan bahwa respon dari sesama makhluk itu dapat terlihat, sedangkan respon dari-Nya tidak bisa terlihat. Misal, kalau kita tertawa kepada seseorang, kita bisa langsung melihat responnya, apakah ia membalas tertawa ataukah malah cemberut.
Well…
Respon dari Allah memang tak dapat terlihat secara kasat mata, namun dapat dirasakan. Nah, untuk dapat merasakannya tentunya seorang hamba mesti benar-benar tulus dalam mencintai-Nya. Sepanjang cinta kita pada-Nya masih terkalahkan oleh cinta kita pada hal-hal lain selain diri-Nya, tentu kita akan sangat sulit merasakan respon itu. Selain itu, kalau yang menjadi ukuran adalah hal-hal yang kasat mata saja, sangat mungkin apa-apa yang terlihat itu sangat bertolak belakang dengan apa yang ada di dalam hati atau pikiran. Contohnya saja saat kita tersenyum pada seseorang dan orang lain pun tersenyum, apa kita bisa memastikan bahwa senyumnya itu pun benar-benar tulus? Atau jangan-jangan di balik senyumnya itu dia sangat membenci kita, senyumnya hanya sekedar lips service semata. Sungguh, kita betul-betul tidak tahu apa yang sesungguhnya berada di balik respon yang ditampakkan seseorang. Seperti kata pepatah bilang, “Dalamnya lautan kan kuselami, hati orang siapa yang tahu”.
Sedangkan Allah, Ia Maha Tahu sejauh mana kadar cinta seorang manusia pada diri-Nya. Bahkan, Ia pun tahu sangkaan tiap-tiap hamba-Nya pada diri-Nya. Jadi, respon yang kasat mata tidaklah dapat dijadikan ukuran. Hakikat yang sebenarnya adalah di dalam hati, sesuatu yang amat halus dan lembut, abstrak, tidak berupa dan tidak dapat diraba. Segala tindakan yang dilakukan akan terasa lebih indah bila dilakukan dengan hati. Lain lagi ceritanya kalau hanya dilakukan karena dorongan fisiologis semata.
Misalnya saja dalam urusan seks. Kalaulah seseorang melakukan aktivitas seksual hanya sebatas pada kenikmatan, apa bedanya dengan hewan? Dalam kondisi atau dengan cara apapun, aktivitas seksual seperti itu dapat dilakukan dan pasti melahirkan kenikmatan. Namun, apakah kita, yang mengaku sebagai makhluk yang paling sempurna ternyata bisanya hanyalah mengejar kenikmatan belaka? Bukankah semestinya kita membuktikan bahwa diri kita benar-benar makhluk yang mulia, sehingga kita tidak memahami cinta hanya sebatas nafsu saja, namun lebih dari itu, yaitu menggapai cinta yang diridoi Allah, yaitu cinta yang lahir dari dalam nurani.
Sauh pun tertancap di dasar samudera, kokoh dan lepas dari keangkuhan. Seperti itulah hakikat cinta. Namun, kadang ia tergadai dalam sikap egois yang terpasung nafsu.
Saat aku melihat di jalanan ada dua bocah ABG yang sedang asyik-asyiknya bercanda dan tertawa dengan mesra dibawah remang-remang lampu taman yang berpendar, seolah-olah dunia milik mereka berdua. Mereka benar-benar mengingatkanku pada masa lalu. Jujur aku akui, dulu, walaupun saat ini aku terbilang masih muda tapi diri ini sudah cukup banyak mereguk berbagai pengalaman tentang asem-manis-pahitnya cinta. Mulai dari main mata, lirik sana lirik sini, kenalan, pacaran, seterusnya dan seterusnya. Maka aku dapat mengambil kesimpulan, kadang manusia itu seperti hewan, cinta hanya digunakan untuk menipu, hanya untuk sekadar memenuhi bisikan setan yang ngakak puas dengan akal bulusnya yang diikuti mereka. Setelah pengalaman yang aku alami selama ini, pantaslah hatiku mendesis pada mereka, “Kasihan, pastilah tak terpikir oleh mereka tentang getirnya sebuah pengkhianatan.” Dan pastilah mereka sudah beranggapan bahwa yang mereka rasakan sekarang adalah yang disebut dengan cinta.
Kita tentu tahu, cinta zaman sekarang sudah dibentuk oleh opini media massa, acara televisi contohnya, mulai model cintanya orang-orang Barat hingga roman picisan yang dikemas dalam bentuk sinetron, sineTV, FTV atau apa pun lah namanya. Ah, itu semua ternyata hanyalah kamuflase belaka. Disadari atau tidak, diakui atau tidak, berbagai acara itu telah mengajarkan kita tentang cinta yang semu. Dan anehnya, orang selalu mengikuti setiap pesan tanpa berpikir panjang apakah pesan itu positif atau negatif untuk dirinya. Atau mungkin kita terlalu dungu, tidak mengerti sebuah trik dari sekelompok orang dibalik layar yang membuat skenario semua ini. Ah, wajarlah kalau para remaja mudah sekali mereka jadikan sebagai objek. Dan memang luar biasa sekali pengaruh media massa, begitu mudah mengubah perilaku orang.
Begitulah realita cinta yang saya saksikan kini. Kalau selama ini kita selalu patuh terhadap pesan cinta yang ditampilkan oleh si om sutradara, kenapa kita tak mencoba patuh kepada pesan cinta dari Sang Maha Sutradara. Kalau kita mencintai seseorang, cintailah dia ala kadarnya. Karena bisa jadi ia membenci kita. Kalau kita membenci seseorang, bencilah dia ala kadarnya. Karena bisa jadi ia mencintai kita. Jadikanlah cinta untuk mendapatkan ridho-Nya, dan janganlah kita mencari cinta untuk mendapatkan kenikmatan sesaat yang menyesatkan.
Tak ada yang kebetulan di dunia ini. Semuanya berjalan atas rencana dan pengetahuan tuhan . Bahkan tiada sehelai daun pun yang gugur, melainkan Dia mengetahuinya. Berbicara cinta, artinya berbicara keyakinan. Lantunan cinta, adalah tembang pengorbanan seorang hamba dalam lingkup Sang Khalik, yang menumbuhkan ketegaran dan daya juang yang tinggi. Hingga saat cinta terkhianati, tak berujung putus asa atau penyesalan. Dan bila cinta terjawab, Rindu Ilahi pun kan selalu menyertai.
Jadi, makna cinta sejati, sederhananya, menurut saya adalah cinta terhadap seseorang yang didasari atas kecintaan yang sama terhadap tuhan , bukan karena si dia cakep, cantik, tajir, pinter, dan semua objek fisiologis lainnya. Itu semua hanyalah opsional. Sebab, cinta yang berasal dari satu keyakinan akan timbul sebuah kepercayaan, dari sebuah kepercayaan lahirlah kesetiaan dan dari kesetiaan maka itulah yang disebut dengan cinta sejati.